JKT PLAY | To.Gather Bike

1

JKT PLAY 2014 proyek 1, ONX Idea Studio dan Volume Factory mempersembahkan To.Gather Bike. Ide To.Gather Bike diambil dari fenomena “Starbuck Keliling” (Starling) yang ada di kota Jakarta, dimana banyak penjual minuman, terutama kopi yang menjajakan berbagai minuman tersebut dengan menggunakan sepeda. Dari hal ini, starling memiliki potensi yang besar untuk menciptakan suatu brand dan awareness suatu produk dan juga gaya hidup masyarakat urban. Starling dapat menjadi pusat aktifitas pada saat waktu/jam tertentu bagi penduduk kota Jakarta yang sibuk, dan starling dengan branding dan desainnya ini bisa menjadi ikon kota Jakarta, dan menjadikannya sebagai identitas kota yang kreatif dan humanis.

To.Gather Bike mengakat sebuah isu dan gaya hidup yang terjadi di sekitar kita. Kita memiliki budaya “nongkrong”, dan mungkin itu menjadi salah satu sebabnya begitu banyaknya gerai kopi di mall maupun cafe yang ada di kota Jakarta ini. Cafe dan mall sangat identik dengan kalangan kelas menengah keatas. Dengan adanya sepeda ini diharapkan cafe dan mall yang menjadi tempat untuk bertemu itu bisa digantikan ke ruang-ruang lain seperti ruang terbuka bersama. Perbedaan kelas bawah maupun atas pun akan semakin disamarkan dengan adanya sepeda ini, sehingga diharapkan semua kalangan dapat berbaur. Dengan adanya To.Gather Bike, kita bisa berkumpul di area dimana sepeda ini berada. Dan karena sepeda ini bisa berpindah-pindah tempat, lokasi untuk berkumpul dimana saja pun akan bisa dilakukan. Sepeda ini bisa menjadi generator aktifitas baru bagi suatu kawasan, dan akan menjadi daya tarik sendiri.

Keistimewaannya To.Gather Bike secara nyata dapat dilihat dari tampilannya. Rony Rahardian sebagai desainer sepeda ini tidak hanya mendesain bentuk sepedanya, tapi kita juga mendesain outfit sang barista atau penjual kopinya, sampai dengan semua pernak pernik yang digunakan dari paper cup, cup holder dan lainnya. Diharapkan dengan tampilan dan desain yang baik, dapat memberikan impresi yang baik dan menarik. Selain itu juga, sistem pembuatan kopinya pun berbeda dengan sistem kopi sepeda yang ada. Sepeda ini menggunakan metode pour over coffee, dimana prosesnya lebih diutamakan, tidak seperti sistem kopi instan (sachet).

Agar bisa menjadi suatu media dan generator aktivitas bagi warga kota Jakarta, To.Gather Bike dirancang dengan sistem yang akan memberikan keuntungan bagi banyak pihak. Salah satu skema dalam rancangan operasi To.Gather Bike adalah, dengan adanya satu sponsor besar yang akan membiayai produksi sepeda ini. Misalkan ada sponsor “A” yang akan membranding sepeda ini sesuai dengan brand sponsor “A”. Dengan harapan, para illustrator dan graphic artist lain juga bisa dilibatkan untuk membranding dan mendesain sepeda ini, sesuai dengan temanya. Lalu kopi bisa meminta produsen kopi menjadi penyedia kopinya, dimana akan ada kerjasama timbal balik yang baik, dimana sang pemasok kopi akan dikenal produknya. Secara tidak langsung desain sepeda ini akan keliling Jakarta, atau mungkin sudah disiapkan tempatnya pada satu hari atau jam tertentu. Barista dan penjual kopinya pun juga akan memiliki kostum dengan desain yang menarik, tidak seperti para penjual starling seperti sekarang ini pada umumnya. Para perancang busana maupun distributor pakaian bisa turut serta menjadi sponsornya.  Dengan demikian kota Jakarta akan punya identitas kreatif yang baru, akan terjadi peningkatan nilai kawasan yang baik, dan akan memberi keuntungan untuk banyak pihak. Sponsor “A” akan dikenal, dan memberikan kontribusi yang positif, para sponsor kopi, desainer dan artists lain yang terlibat juga akan merasakan dampak yang sama, dan terlebih-lebih dampak bagi masyarakat penikmat kopi pun juga akan diuntungkan. Mereka akan mendapat gaya hidup, suasana baru dan kesempatan untuk bisa berkumpul dan “nongkrong” bareng untuk menciptakan networking untuk keberlangsungan kota yang humanis.

Kota tidak hanya sekedar bangunan-bangunan tinggi pencakar langit, kendaraan bermotor yang berlalu lalang tiada henti, tetapi juga terkait dengan manusianya. Kota akan menjadi lebih hidup dan humanis apabila penduduknya bisa berkumpul, bertemu dalam suatu lingkungan yang humanis dan nyaman. To.Gather Bike diharapkan dapat menjadi suatu media berkumpul bagi warganya, menjadi ikon kota Jakarta dan media kreatif bagi industri dan pekerja kreatifnya. | Albertus Prawata

IMG_3404

Presentasi To.Gather Bike di acara Design Week 2.1 IAI Jakarta di Jakarta Convention Center

6

To.Gather Bike di Menteng Square

DSCF0408

Onik sedang menyiapkan kopi bagi para penikmat kopi

5

DSCF0432

About Volume Factory

Volume Factory adalah suatu tim yang yang terdiri dari desainer, dosen dan mahasiswa yang fokus pada bermacam area seperti arsitektur, perkotaan, seni, desain, teknologi, pendidikan dan sistim keberlanjutan. Volume Factory menekankan isu-isu kontemporer kehidupan urban melalui desain, program, penelitian, pameran dan publikasi. Tujuannya adalah untuk mengeksplore ide-ide baru, bereksperimen, menciptakan solusi untuk kehidupan yang lebih baik dan berkelanjutan di masa yang akan datang.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: